Halo PHP! Sintaks Dasar, Variabel, Operator, dan Tampilan Output di Halaman Web Klinik
Panduan praktik dasar PHP untuk pemula, dari file pertama sampai halaman kunjungan pasien yang tampil di browser.
Pernahkah kamu membuka halaman web rumah sakit lalu bertanya-tanya, "Kok daftar kunjungan hari ini bisa berubah sendiri tanpa ada yang mengetik ulang?" Jawabannya hampir selalu ada di satu bahasa: PHP. Di artikel ini kamu akan belajar dasar PHP dari nol, mulai dari sintaks, variabel, operator, sampai menampilkan output di halaman web klinik fiktif lewat XAMPP dan Sublime Text.
Kamu tidak perlu pengalaman ngoding sebelumnya. Cukup siapkan komputer lab (atau laptop sendiri), seduh kopi, dan ikuti langkahnya satu per satu. Artikel ini adalah bagian ke-4 dari seri Pemrograman Web D4 MIK, jadi pas kalau kamu baru selesai belajar struktur HTML di artikel sebelumnya.
Dasar PHP: Kenapa Halaman Klinik Butuh Halaman yang "Hidup"?
Bayangkan HTML itu seperti brosur klinik yang sudah dicetak: isinya tetap, siapa pun yang membaca. Nah, PHP adalah petugas pendaftaran yang menulis nama pasien, poli, dan tagihan di brosur itu sesuai orang yang datang. Hasil akhirnya tetap terlihat seperti brosur biasa di browser, tetapi isinya disusun dulu oleh server.
PHP singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, bahasa skrip yang dijalankan di sisi server. Bahasa ini pertama kali dibuat Rasmus Lerdorf pada 1994 dan sampai sekarang masih dipakai luas untuk aplikasi web, termasuk sistem informasi kesehatan.
Praktik 1: Siapkan Ruang Kerja dan File Pertamamu
C:\xampp\htdocs, lalu buat folder baru bernama klinik_sehat.klinik_sehat.halo.php.Langkah 5: buka browser, lalu ketik http://localhost/klinik_sehat/halo.php.
Sintaks Dasar PHP dan Variabel: Laci Data untuk Pasien
Variabel itu seperti laci berlabel di lemari rekam medis. Label di depan laci adalah nama variabel, dan isi laci adalah nilainya. Di PHP, label selalu diawali tanda dolar ($). Sebelum praktik, kenali dulu aturan sintaks dasar ini:
- Kode PHP berada di antara
<?phpdan?>. - Setiap perintah diakhiri titik koma (
;). - Komentar ditulis dengan
//atau#untuk satu baris, dan/* ... */untuk beberapa baris. - Nama variabel tidak boleh diawali angka dan tidak boleh memakai spasi. Gunakan underscore, misalnya
$nama_pasien. - Nama variabel peka huruf besar-kecil, jadi
$umurdan$Umuradalah dua laci berbeda.
Isi laci pun punya jenis. Berikut empat tipe data yang paling sering kamu pakai di tahap awal:
Praktik 2: Simpan dan Tampilkan Data Pasien Fiktif
klinik_sehat, buat file baru bernama variabel.php..) atau langsung menyisipkan variabel di dalam tanda kutip ganda.http://localhost/klinik_sehat/variabel.php.Pasien: Siti Rahma (usia 34 tahun)
Poli tujuan: Poli Umum
Suhu tubuh: 36.8 derajat Celsius
Peserta BPJS: 1
echo, nilai true berubah menjadi 1, sedangkan false menjadi teks kosong. Kamu akan belajar menampilkannya sebagai kata "Ya" atau "Tidak" saat masuk percabangan di artikel 5.Operator dalam Dasar PHP: Menghitung Biaya Kunjungan Pasien
Kalau variabel adalah laci, operator adalah kalkulator dan penggaris di meja kasir klinik. Operator dipakai untuk menghitung, membandingkan, dan menggabungkan nilai. Inilah rangkuman yang akan kamu pakai di praktik berikutnya:
Praktik 3: Hitung Tagihan Kunjungan
operator.php di folder klinik_sehat.number_format() dipakai agar angka tampil dengan titik ribuan, dan var_dump() menampilkan hasil true/false apa adanya.Total tagihan: Rp 122.500
Diskon 10% : Rp 12.250
Total bayar : Rp 110.250
Sisa bagi 2 nomor antrean: 1
Umur 60 ke atas? bool(false)
Lansia dan BPJS? bool(false)
Peserta BPJS atau lansia? bool(true)
== vs ==="5" == 5 bernilai true."5" === 5 bernilai false. Lebih ketat dan lebih aman untuk data medis.=) artinya mengisi nilai, bukan membandingkan. Menulis $umur = 60 saat ingin mengecek umur akan menimpa data pasien. Untuk mengecek, selalu pakai == atau ===.Tampilan Output Dasar PHP di Halaman Web Klinik
Sampai sini output kamu masih berupa teks polos. Padahal di dunia nyata, data harus tampil rapi di halaman HTML yang sudah kamu pelajari di artikel 3. Triknya sederhana: tulis kerangka HTML seperti biasa, lalu sisipkan blok PHP di tempat data akan muncul. Ibaratnya, kamu menyiapkan formulir kosong, dan PHP yang mengisi kolomnya.
Praktik 4: Kartu Kunjungan Pasien
kunjungan.php di folder klinik_sehat.<?= $variabel ?> di bagian HTML menampilkannya.http://localhost/klinik_sehat/kunjungan.php. Kamu akan melihat judul klinik dan tabel berisi enam baris data pasien, dengan biaya tampil Rp 85.000.echobisa menerima beberapa nilai sekaligus dipisah koma, dan paling sering dipakai.printhanya menerima satu nilai dan mengembalikan angka 1. Fungsinya mirip, tetapi jarang dipakai.<?= ... ?>adalah singkatanechoyang praktis untuk menyisipkan nilai di tengah HTML, seperti di kartu kunjungan tadi.
$total_bayar dan bukan $x.Error yang Sering Muncul di Dasar PHP & Cara Mengatasinya
Error itu normal. Anggap saja pesan error sebagai catatan dari dokter jaga yang memberi tahu bagian mana yang perlu diperbaiki. Berikut yang paling sering dialami mahasiswa di lab:
Latihan Mandiri: Uji Dasar PHP-mu
Latihan ini selaras dengan Sub-CPMK 2: kamu membuat struktur halaman dengan HTML sekaligus menerapkan struktur dasar PHP. Gunakan data fiktif dan simpan semua file di folder klinik_sehat.
profil_klinik.php. Simpan nama klinik, alamat fiktif, jam operasional, dan jumlah dokter dalam variabel. Tampilkan semuanya dalam halaman HTML dengan heading dan list.biaya.php. Hitung tagihan dari tiga layanan (misalnya konsultasi, pemeriksaan laboratorium, dan obat) lalu kurangi diskon 15%. Tampilkan dengan number_format(), dan gunakan var_dump() untuk menampilkan hasil perbandingan $umur >= 60.kartu_poli.php yang menampilkan data satu pasien fiktif di dalam tabel HTML menggunakan <?= ?>. Ambil tangkapan layar hasilnya di browser sebagai bukti praktikum.Kesimpulan
Kamu sudah menguasai dasar PHP: PHP berjalan di server dan mengirim HTML ke browser, kode ditulis di dalam <?php ... ?>, variabel diawali $ dan menyimpan berbagai tipe data, operator dipakai untuk menghitung dan membandingkan, dan echo atau <?= ?> menampilkan hasilnya di halaman web klinik.
Di artikel 5 kamu akan membuat halaman ini bisa mengambil keputusan lewat percabangan, perulangan, array, dan function. Sampai jumpa di sana!
Bagian mana yang bikin kamu paling tersandung? Tulis di kolom komentar, dan bagikan artikel ini ke teman satu kelasmu.
💬 Tulis Komentar 📤 Bagikan
No comments:
Post a Comment