php artisan config | java php laravel linux mysql sql bootstrap html css query java php laravel linux mysql sql bootstrap html css query: php artisan config

Thursday, January 15, 2026

php artisan config

PHP Artisan Config Laravel
Cara Mengelola Konfigurasi dengan Benar

Kalau kamu pernah mengalami:

  • .env sudah diubah tapi Laravel tidak berubah

  • Database masih pakai setting lama

  • Mail tidak terkirim padahal config sudah benar

Hampir pasti masalahnya ada di config cache.

Dan solusinya selalu berkaitan dengan:

php artisan config

Apa Itu PHP Artisan Config di Laravel?

PHP Artisan Config Laravel adalah sistem untuk:

  • Mengelola file konfigurasi

  • Menghubungkan .env ke aplikasi

  • Menyimpan konfigurasi ke cache agar lebih cepat

Laravel tidak membaca .env secara langsung saat runtime.
Yang dipakai Laravel adalah file di folder config/.

.env hanya menjadi sumber data awal.

Perintah Penting PHP Artisan Config

Ini command yang wajib kamu tahu:

PerintahFungsi
php artisan config:clearHapus cache config
php artisan config:cacheSimpan semua config ke cache
php artisan config:show appLihat config tertentu
php artisan config:show databaseCek config database

Kenapa .env Kadang Tidak Berpengaruh?

Karena kamu pernah menjalankan:

php artisan config:cache

Saat config sudah dicache:

Laravel tidak lagi membaca .env
yang dibaca adalah file cache.

Itulah sebabnya setiap edit .env, kamu harus jalankan:

php artisan config:clear

Cara Update Konfigurasi dengan Benar

Workflow yang benar:

  1. Edit .env

  2. Jalankan:

    php artisan config:clear
    
  3. (Di production) Jalankan:

    php artisan config:cache
    

Ini memastikan Laravel membaca nilai terbaru.

Hubungan PHP Artisan Config dan Cache

Artikel PHP Artisan Cache Laravel yang kita buat sebelumnya sebenarnya bergantung penuh pada config.

Saat kamu jalankan:

php artisan config:cache

Laravel akan:

  • Membaca semua file di config/

  • Menggabungkannya

  • Menyimpannya ke dalam cache

Jadi:

Cache Laravel tidak akan benar jika config salah.

Itulah kenapa dua artikel ini saling menguatkan secara SEO dan teknis.

Cek Config yang Dipakai Laravel

Untuk memastikan Laravel membaca config yang benar:

php artisan config:show database

Kalau host atau database masih salah → config belum refresh.

Kesalahan Paling Sering

❌ Edit .env tapi lupa clear config

Laravel tetap pakai setting lama.

❌ Cache config di local

Menyebabkan perubahan tidak terlihat.

❌ Mengedit file config/*.php tapi tidak cache ulang

Di production perubahan tidak dipakai.

Best Practice Konfigurasi Laravel

Environmentconfig:cache
Local❌ Jangan
StagingOpsional
Production✅ Wajib

Penutup

Kalau aplikasi Laravel kamu:

  • Kadang error

  • Kadang pakai config lama

  • Kadang tidak konsisten

maka hampir pasti masalahnya ada di PHP Artisan Config Laravel.

Dan kalau kamu sudah menguasai:

Maka kamu sudah menguasai core engine Laravel

No comments:

Post a Comment

saifiahmada.com adalah blog belajar programming Indonesia, membahas lengkap materi bahasa pemrograman: code HTML, CSS, Bootstrap, Desain, PHP, MySQL, coding Java, Query, SQL, dan dunia linux