model data konseptual logis fisik | java php laravel linux mysql sql bootstrap html css query java php laravel linux mysql sql bootstrap html css query: model data konseptual logis fisik

Monday, October 5, 2026

model data konseptual logis fisik

🏥 ➜ 🗄️

Tiga Lapisan Model Data: Dari Ide di Kepala sampai Tersimpan di Server

Kenali model data konseptual, logis, dan fisik lewat contoh rekam medis. Artikel 2 dari 16 dalam seri Kuliah Basis Data.

#ModelData Konseptual Logis Fisik RMIK
⏱️
8 menit
Estimasi baca
🎯
Pemula
Level
📅
2026
Tahun

Bayangkan kamu diminta membangun rumah sakit. Apakah kamu langsung menuang semen? Tentu tidak. Kamu mulai dari ide: ada IGD, poli, dan ruang rekam medis. Lalu kamu gambar denah, lalu gambar teknik yang detail, dan baru setelah itu tukang bekerja. Basis data bekerja dengan cara yang sama. Di artikel ini kamu akan mengenal model data konseptual logis fisik, tiga lapisan yang membawa data pasien dari ide di kepala sampai tersimpan di server. Artikel ini cocok untuk kamu, mahasiswa D3 RMIK semester 3, yang pernah bingung kenapa dosen menggambar kotak-kotak dulu sebelum menulis satu baris SQL. Kamu sedang membaca Artikel 2 dari 16 seri Kuliah Basis Data.

🎓 Capaian pertemuan ini: kamu mampu menjelaskan model data konseptual, logis, dan fisik, serta membedakan model data dan komponennya (Sub-CPMK T1).

Model Data Konseptual Logis Fisik: Analogi Membangun Rumah Sakit

Kita samakan dulu satu istilah. Model data adalah cara menggambarkan data beserta hubungan dan aturannya, supaya semua orang punya pemahaman yang sama. Bayangkan petugas pendaftaran, dokter, dan programmer membahas data pasien. Petugas bilang "kunjungan", programmer membuat tabel "transaksi", dan dokter mengira yang dimaksud adalah "pemeriksaan". Kacau, kan? Model data mencegah salah paham seperti ini.

📐 RUMUS MODEL DATA
Model Data = Entitas + Atribut + Relasi + Batasan
  • Entitas: objek yang datanya kita simpan, misalnya pasien dan kunjungan.
  • Atribut: ciri dari entitas, misalnya nama dan tanggal lahir pasien.
  • Relasi: hubungan antar entitas, misalnya pasien mengunjungi poli.
  • Batasan (constraint): aturan penjaga data, misalnya nomor RM tidak boleh kembar.

Nah, model data dibuat bertahap, dari yang paling abstrak sampai yang paling teknis. Connolly dan Begg memisahkan perancangan basis data ke dalam tiga fase: konseptual, logis, dan fisik. Analoginya seperti membangun rumah sakit:

TahapAnalogi membangun rumah sakitLapisan model data
1Sketsa ide: ada IGD, poli, ruang rekam medisKonseptual
2Denah detail: ukuran ruang, pintu, koridorLogis
3Bangunan jadi: bahan, kabel, dan pipa yang nyataFisik
🔥 Fakta Menarik
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan menyelenggarakan rekam medis elektronik dan mengatur isi minimalnya, seperti identitas pasien, diagnosis, dan tindakan. Artinya, data ini suatu hari akan tersimpan di basis data yang kamu pahami cara kerjanya (Kemenkes, 2022).

Model Data Konseptual: Gambaran Besar Data Rekam Medis

Lapisan pertama dalam model data konseptual logis fisik ini menjawab satu pertanyaan: "Data apa saja yang kita butuhkan?" Di sini kamu belum bicara tabel, tipe data, atau nama kolom. Kamu hanya menggambar entitas dan hubungannya, biasanya memakai diagram hubungan entitas atau ERD, yang diperkenalkan Peter Chen pada 1976. Pembacanya bukan cuma programmer, tapi juga dokter, perawat, dan petugas rekam medis.

Untuk kasus kunjungan pasien rawat jalan, model konseptualnya bisa seperti ini:

PASIEN (1) ───── mengunjungi ───── (N) KUNJUNGAN
NAKES  (1) ───── menangani  ───── (N) KUNJUNGAN
KUNJUNGAN (1) ── memiliki ──────── (N) DIAGNOSIS
KUNJUNGAN (1) ── mendapat ──────── (N) TINDAKAN

Keterangan: 1 = satu, N = banyak
Contoh baca: satu PASIEN bisa punya banyak KUNJUNGAN
💡 Tips
Mau cari entitas dengan cepat? Wawancarai petugas pendaftaran, lalu catat semua kata benda yang mereka sebut: pasien, dokter, poli, diagnosis. Hampir selalu, kata benda itu adalah calon entitas. Kata kerjanya (mengunjungi, menangani) adalah calon relasi.

Model Data Logis: Menerjemahkan Ide Menjadi Struktur Tabel

Setelah semua sepakat dengan gambaran besarnya, kamu turun satu lapisan. Model data logis menjawab: "Bagaimana data itu disusun?" Setiap entitas menjadi tabel, setiap atribut menjadi kolom, dan hubungan antar tabel dijaga lewat kunci. Kunci primer (PK) menandai baris secara unik, sedangkan kunci tamu (FK) menunjuk ke tabel lain. Model logis mengikuti model relasional yang dirumuskan Codd (1970), tapi belum terikat produk DBMS tertentu.

Skema logis kunjungan rawat jalan:
PASIEN(no_rm, nama, tgl_lahir, jenis_kelamin, alamat)
NAKES(id_nakes, nama, profesi)
KUNJUNGAN(id_kunjungan, no_rm, id_nakes, tgl_kunjungan, keluhan)
DIAGNOSIS(id_diagnosis, id_kunjungan, kode_icd10, nama_diagnosis)
TINDAKAN(id_tindakan, id_kunjungan, nama_tindakan)
Garis bawah = kunci primer, miring = kunci tamu. Kolom kode_icd10 merujuk ke klasifikasi ICD-10 dari WHO.
⚠️ Perhatian
Jangan jadikan nama pasien sebagai kunci primer. Nama bisa kembar ("Siti Aminah" ada ratusan!), sedangkan nomor rekam medis harus unik dan tidak boleh dipakai ulang untuk pasien lain. Salah memilih kunci di lapisan ini bisa membuat riwayat dua pasien tertukar.

Model Data Fisik: Wujud Nyata di Server dengan SQL

Inilah lapisan terakhir dari model data konseptual logis fisik. Model fisik menjawab: "Bagaimana data itu benar-benar disimpan?" Kamu memilih DBMS, tipe data, batasan, dan indeks. Di sinilah rancangan di kertas berubah menjadi tabel sungguhan. Contoh berikut memakai sintaks yang umum di PostgreSQL dan MySQL; detail tipe data bisa berbeda antar DBMS, jadi selalu cek dokumentasi resminya.

Perhatikan: PRIMARY KEY, NOT NULL, CHECK, dan REFERENCES adalah batasan, komponen keempat model data yang tadi kita bahas. Di lapisan fisik, batasan itu benar-benar ditegakkan oleh server. Coba masukkan kunjungan untuk nomor RM yang belum terdaftar, dan server akan menolaknya.

⚡ Insight Penting
Indeks mempercepat pencarian, tapi ada harganya: setiap data baru harus ikut memperbarui indeks, dan indeks memakan ruang penyimpanan. Karena itu keputusan seperti ini hanya ada di model fisik. Model konseptual dan logis tidak membahasnya.

Membedakan Model Data Konseptual, Logis, dan Fisik

Supaya tidak tertukar saat ujian, bandingkan ketiganya berdampingan:

AspekKonseptualLogisFisik
PertanyaanData apa yang dibutuhkan?Bagaimana data disusun?Bagaimana data disimpan?
IsiEntitas, atribut, relasiTabel, kolom, PK, FKTipe data, indeks, batasan, penyimpanan
Tergantung DBMS?TidakTidak (hanya model data)Ya
Pembaca utamaPengguna dan analisAnalis dan perancangAdministrator basis data
Contoh RMIKPASIEN mengunjungi poliKUNJUNGAN(no_rm FK)no_rm VARCHAR(10)
🔍 ANALISIS: APA YANG BERUBAH KALAU...

Rumah sakit pindah dari MySQL ke PostgreSQL? Hanya model fisik yang berubah (tipe data dan sintaks). Model konseptual dan logisnya tetap sama.

Dokter minta data alergi pasien dicatat? Perubahan dimulai dari model konseptual (entitas ALERGI), merambat ke tabel di model logis, lalu ke perintah CREATE TABLE di model fisik.

Pelajarannya: makin ke atas lapisannya, makin stabil. Makin ke bawah, makin sering berubah mengikuti teknologi.

Praktik: Merancang Model Data Konseptual Logis Fisik Sendiri

Teori paling cepat nempel kalau langsung dipraktikkan. Ikuti lima langkah ini untuk kasus registrasi dan kunjungan pasien di puskesmas:

1
Daftar entitas. Tulis semua kata benda dari alur pendaftaran: pasien, kunjungan, poli, dokter, diagnosis, tindakan.
2
Gambar relasinya. Sketsa ERD kasar di kertas, tandai 1 dan N di tiap garis. Inilah model konseptualmu.
3
Ubah menjadi tabel. Setiap entitas menjadi satu tabel. Tentukan kunci primer, lalu tambahkan kunci tamu di sisi "banyak". Itu model logismu.
4
Tulis model fisik. Pilih DBMS, tentukan tipe data dan batasan, lalu jalankan CREATE TABLE seperti contoh di atas.
5
Uji dengan data fiktif. Isi beberapa baris contoh, lalu coba langgar aturan (misalnya no_rm kembar). Gunakan data karangan, bukan data pasien asli, karena rekam medis bersifat rahasia.
🎓

Kesimpulan

Model data konseptual logis fisik adalah tiga lapisan perancangan basis data. Konseptual menggambar data apa yang dibutuhkan, logis menyusunnya menjadi tabel dengan kunci, dan fisik mewujudkannya di server lewat SQL. Semuanya dibangun dari empat komponen: entitas, atribut, relasi, dan batasan.

Di artikel berikutnya kita akan membedah isi tabel itu: atribut, record, dan kunci.

💬 Tulis Komentar 🔗 Bagikan Artikel

Menurutmu, lapisan mana yang paling susah dipahami? Ceritakan di kolom komentar!

📚 Daftar Referensi
  1. Chen, P. P. S. (1976). The entity-relationship model: Toward a unified view of data. ACM Transactions on Database Systems, 1(1), 9–36.
  2. Codd, E. F. (1970). A relational model of data for large shared data banks. Communications of the ACM, 13(6), 377–387.
  3. Connolly, T., & Begg, C. Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management. Pearson.
  4. Elmasri, R., & Navathe, S. B. Fundamentals of Database Systems. Pearson.
  5. Silberschatz, A., Korth, H. F., & Sudarshan, S. Database System Concepts. McGraw-Hill.
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
  7. World Health Organization. ICD-10: International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems, 10th Revision.
  8. PostgreSQL Global Development Group. PostgreSQL Documentation: CREATE TABLE. https://www.postgresql.org/docs/current/sql-createtable.html
#BasisData #Database #RMIK #ModelData #ModelKonseptual #ModelFisik
📖 Model Data Konseptual, Logis, dan Fisik
ARTIKEL UTAMA SERI

🗺️ Daftar Isi Kuliah Basis Data

Artikel ini adalah bagian 2 dari 16 dalam seri Kuliah Basis Data. Lihat seluruh materi dan urutan belajarnya di sini.

Buka Daftar Isi ➜

No comments:

Post a Comment

saifiahmada.com adalah blog belajar programming Indonesia, membahas lengkap materi bahasa pemrograman: code HTML, CSS, Bootstrap, Desain, PHP, MySQL, coding Java, Query, SQL, dan dunia linux