setup project vue 3 | java php laravel linux mysql sql bootstrap html css query java php laravel linux mysql sql bootstrap html css query: setup project vue 3

Wednesday, April 29, 2026

setup project vue 3

📚 Artikel 2 dari 16 — Vue from Zero to Zorro

Setup Lingkungan Coding —
Instalasi Node.js, VS Code,
dan Bikin Proyek Vue 3 Pertamamu

Panduan step-by-step instalasi vue 3 dari nol — setup vue 3 yang bersih, cepat, dan siap dipakai dengan Vite. Nggak ada yang di-skip, nggak ada yang bikin bingung.

#InstalasiVue3 #SetupVue3 #ViteVue3 #BelajarVue #VueFrontEnd
⏱️
Estimasi Baca
10 Menit
🎯
Level
Pemula Banget
📅
Update
2026

Pernah nggak, kamu semangat banget mau belajar sesuatu yang baru, buka laptop, lalu... bingung mau mulai dari mana? Kayak mau masak tapi kompor belum nyala, bahan belum ada, dan dapur masih berantakan. Itulah rasanya belajar coding tanpa setup lingkungan yang bener. Makanya, sebelum kita ngulik instalasi Vue 3 dan nulis satu baris pun kode Vue, kita beresin dulu "dapur"-nya.

Di artikel ini — bagian dari seri 16 Artikel Belajar Vue: Vue from Zero to Zorro — kamu akan melakukan setup vue 3 secara lengkap: dari install Node.js, pasang VS Code, sampai bikin proyek pertama dengan Vite vue 3. Semua step ada di sini, nggak ada yang di-skip.

🧩 Konsep Utama

Lingkungan Coding adalah kumpulan tools yang harus kamu install sebelum bisa menulis dan menjalankan kode. Untuk Vue 3, kamu butuh tiga komponen utama: Node.js (runtime JavaScript), VS Code (editor kode), dan Vite (build tool super cepat untuk proyek Vue 3).

🟢 Step 1: Instalasi Node.js — Fondasi dari Segalanya

Bayangkan Node.js seperti mesin mobil. Kamu punya bodi mobil (kode Vue 3 kamu), tapi tanpa mesin, mobil itu cuma pajangan. Node.js adalah mesin yang bikin JavaScript bisa "jalan" di luar browser — di komputer kamu langsung. Tanpa Node.js, semua tool Vue, termasuk Vite, nggak bisa dipakai.

🔥 Fakta Menarik

Vite — build tool yang dipakai untuk setup vue 3 modern — membutuhkan Node.js versi 18 ke atas. Jangan install versi lama, nanti malah error yang nggak karuan!

1
Buka situs resmi Node.js

Kunjungi nodejs.org dan pilih versi LTS (Long Term Support) — bukan yang "Current". Versi LTS lebih stabil dan cocok untuk belajar maupun production.

2
Download & install sesuai OS-mu

Windows: download file .msi lalu klik next-next-finish. Mac: download .pkg. Linux: gunakan package manager.

3
Verifikasi instalasi di terminal

Setelah install, buka terminal (CMD / PowerShell / Terminal) dan ketik:

Terminal
node --version
npm --version
# Output yang diharapkan (contoh):
v20.11.0
10.2.4
💡 Tips

Kalau kamu sering gonta-ganti proyek dengan versi Node.js berbeda, pertimbangkan install nvm (Node Version Manager). Dengan nvm, kamu bisa punya banyak versi Node.js dan switch kapan saja hanya dengan satu perintah.

🔵 Step 2: Setup VS Code — Editor yang Bakal Jadi Teman Sejatimu

VS Code itu seperti workshop tukang kayu yang lengkap. Kamu bisa nulis kode di Notepad biasa, tapi itu kayak nyerut kayu pakai tangan. VS Code kasih kamu semua alat yang tepat: syntax highlighting, autocomplete, terminal built-in, dan plugin khusus untuk Vue.

1
Download VS Code

Kunjungi code.visualstudio.com, download versi Stable sesuai OS-mu, dan install seperti biasa.

2
Install Extension Wajib untuk Vue 3

Buka VS Code, tekan Ctrl+Shift+X untuk membuka panel Extensions, lalu cari dan install:

Nama Extension Fungsi Prioritas
Vue - Official Syntax highlighting, IntelliSense untuk Vue 3 Wajib
ESLint Deteksi error kode otomatis Wajib
Prettier Format kode otomatis biar rapi Sangat Disarankan
Auto Rename Tag Rename tag HTML/Vue otomatis Opsional
⚡ Insight Penting

Extension "Vue - Official" adalah pengganti resmi dari "Vetur" yang dulu populer. Untuk proyek setup vue 3 modern, gunakan Vue - Official — ini yang direkomendasikan langsung oleh tim Vue.

🚀 Step 3: Bikin Proyek Vue 3 Pertamamu dengan Vite

Ini bagian yang paling seru! Sekarang kita akan melakukan instalasi vue 3 yang sesungguhnya — membuat proyek baru menggunakan Vite vue 3. Kenapa Vite? Karena Vite itu kayak motor sport vs sepeda ontel kalau dibanding cara lama (Vue CLI). Start servernya dalam hitungan milidetik. Nggak ada alasan pakai yang lain.

📊 Analisis: Vite Vue 3 vs Vue CLI
⚡ Vite (Rekomendasi)
  • Start server: < 300ms
  • Hot Module Replacement instan
  • Konfigurasi minimal
  • Support TypeScript native
  • Aktif dikembangkan (2024+)
🐢 Vue CLI (Legacy)
  • Start server: beberapa detik
  • HMR lebih lambat
  • Konfigurasi webpack kompleks
  • Maintenance mode (tidak aktif)
  • Tidak disarankan untuk proyek baru
1
Buka terminal dan navigasi ke folder kerjamu
Terminal
cd Documents
# atau folder manapun yang kamu mau
2
Jalankan perintah create project Vite Vue 3
Terminal — Instalasi Vue 3 dengan Vite
npm create vite@latest proyek-vue-pertama
3
Ikuti wizard interaktif Vite

Vite akan menanyakan beberapa pertanyaan. Jawab seperti ini untuk pemula:

Select a frameworkVueSelect a variantJavaScript
# Pilih TypeScript kalau sudah siap belajarnya
4
Install dependencies dan jalankan dev server
Terminal — Setup Vue 3 Final
cd proyek-vue-pertama
npm install
npm run dev
VITE v5.x.x ready in 312 ms

➜ Local: http://localhost:5173/
➜ Network: use --host to expose

Buka browser, ketik localhost:5173 — dan kamu akan melihat halaman Vue 3 pertamamu! 🎉

⚠️ Perhatian

Jangan tutup terminal saat dev server sedang berjalan. Kalau mau stop, tekan Ctrl + C di terminal. Kalau kamu tutup terminal langsung, port bisa stuck dan perlu restart.

💡 Tips Produktivitas

Setelah proyek terbuat, buka langsung di VS Code dengan mengetik code . di terminal (pastikan kamu sudah di dalam folder proyek). Ini buka VS Code langsung di folder yang tepat — no browsing-browsing!

📁 Kenalan Sebentar: Struktur File Proyek Vite Vue 3

Setelah proyek terbuat, kamu akan melihat banyak file dan folder. Jangan panik! Di artikel selanjutnya kita akan bahas ini lebih dalam, tapi untuk sekarang, ini gambaran singkatnya:

Struktur Folder Proyek Vue 3 + Vite
proyek-vue-pertama/
├── public/          # File statis (favicon, dll)
├── src/             # 🏠 Rumah utama kode kamu
│   ├── assets/      # Gambar, CSS global
│   ├── components/  # Komponen Vue yang bisa dipakai ulang
│   ├── App.vue      # Komponen root utama
│   └── main.js      # Entry point, Vue diinisialisasi di sini
├── index.html       # HTML utama
├── package.json     # Daftar dependencies proyek
└── vite.config.js   # Konfigurasi Vite
📌 Kesimpulan

Lingkungan Coding Siap — Saatnya Ngoding!

Kamu sudah berhasil melakukan tiga hal besar hari ini:

Install Node.js sebagai fondasi runtime JavaScript
Setup VS Code dengan extension yang tepat untuk Vue 3
Instalasi Vue 3 pertama dengan Vite — server berjalan di localhost!

Setup vue 3 dengan Vite yang kamu lakukan hari ini adalah fondasi dari semua yang akan datang dalam seri Vue from Zero to Zorro. Di artikel berikutnya, kita akan bedah struktur folder proyek itu satu per satu biar nggak ada yang bikin bingung.

💬 Punya pertanyaan atau error waktu setup?

Tulis di kolom komentar! Error yang kamu alami mungkin bermanfaat buat pembaca lain juga. Dan kalau artikel ini membantu, share ke teman yang juga lagi belajar Vue — kita belajar bareng lebih seru! 🚀

#InstalasiVue3 #SetupVue3 #ViteVue3 #BelajarVue #VueFrontEnd
📚
Bagian dari Seri

Seri Belajar Vue: Vue from Zero to Zorro

16 artikel lengkap dari nol sampai mahir — semua yang kamu butuhkan untuk nguasai Vue 3 ada di sini.

📖 Lihat Semua 16 Artikel →
🗺️ Navigasi Artikel
← Sebelumnya

Kenalan Dulu Sama Vue 3 — Apa Itu, Kenapa Harus Dipelajari, dan Apa yang Bisa Kamu Buat

→ Baca Artikel Sebelumnya
Selanjutnya →

Struktur Proyek Vue 3 — Biar Nggak Bingung Lihat Folder dan File yang Tiba-tiba Muncul

→ Baca Artikel Selanjutnya

No comments:

Post a Comment

saifiahmada.com adalah blog belajar programming Indonesia, membahas lengkap materi bahasa pemrograman: code HTML, CSS, Bootstrap, Desain, PHP, MySQL, coding Java, Query, SQL, dan dunia linux